Archive for Desember, 2007
Ulang Tahun Perkawinan Ke-2
1 comment Desember 31, 2007
Erin Punya Rumah Baru
Sekarang Erin punya rumah baru lho di Komplek Griya Bukit Mas 2, Bojongkoneng – Bandung. Rumah tersebut berada di perbukitan hijau daerah Cikutra/Pahlawan, udara semilirnya hem … sangat sejuk dan segar lho.
Rumah sederhana seluas 100/200 tersebut berada tepat di Jl. Bojongkoneng Atas 200 m setelah gerbang utama Komplek Villa Bukit Mas, juga bersanding dengan gerbang utama komplek yang dijaga satpam, sehingga suasananya menjadi hidup khususnya di pagi dan sore hari.
Jarak ke kantor praktek ibu di Jl. Cikapayang atau ayah ke ITB hanya sekitar 5 km, juga ke Gedung Sate atau Gasebu yang berjarak 4 km dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 10 menit. Lumayan strategis .. dekat dengan berbagai fasilitas publik, selain itu dekat juga jika hendak refreshing di alam perbukitan sambil melihat view kota .. Bandung city view dech.
7 comments Desember 26, 2007
Asik Bobo di Bahu Ibu
Erin merasa nyaman banget kalau bobo di bahu ibu seperti di foto ini. Apalagi kalau malam hari waktu Erin susah bobo karena terlanjur ngantuk atau karena cuaca kurang bersahabat, Erin jadi bisa bobo nyenyak kalau digendong seperti ini.
Bagaimana dengan bahu ayah? Erin juga suka digendong di bahu sama ayah, tapi paling sering sama ibu. Erin kan lengket sekali sama ibu, jadi paling senang kalau bobo digendong sama ibu seperti ini. Erin mau bobo dulu ah, selamat malam ayah .. selamat malam ibu .. selamat malam semuanya.
1 comment Desember 25, 2007
Selamat Natal 2007
Hari ini Selasa tanggal 25 Desember 2007, Erin diajak ayah dan ibu untuk misa Natal di Gereja Pandu. Mba Sem ikut juga supaya bisa gendong Erin kalau Erin lagi bosen di dalam gereja. Pada saat terima komuni, Erin diberkati oleh prodiakon.
Selamat Natal .. semoga rahmat Allah Bapa senantiasa beserta kita. Juga sekalian mengucapkan Selamat Tahun Baru 2008 ya .. Salam dari Erin.
Add comment Desember 25, 2007
Erin Ditimbang di Posyandu
Add comment Desember 18, 2007
Maem Steak di Obonk – Bandung
Kemarin petang ayah dan ibu pergi keluar maem bersama. Yang dituju adalah Obonk Steak & Ribs yang terletak di Jl. Dipatiukur Bandung, sangat dekat dari kampus Unikom. Warung steak ini lumayan baru di Bandung, padahal di Yogya cukup populer dan sudah ada lama banget.
Saya mencoba menu Ribs dan istri saya mencoba favoritnya yaitu Cream Soup. Hem … maknyus pokoknya .. citarasanya sama dengan warung Obonk yang ada di Yogya, khususnya di Jl. Kaliurang km 5. Dulu jaman pacaran, kami sering banget maem di Obonk. Jadi bernostalgia deh ..
Add comment Desember 13, 2007
Menjenguk Simbah Buyut
Sabtu Minggu lalu saya seorang diri pulang ke Yogya untuk menjenguk simbah buyut di Kajor, Nogotirto Gamping Sleman. Ngga akan mungkin mengajak Erin dan Ibu untuk waktu pulang yang hanya dua hari. Simbah lumayan membaik, setelah satu bulan ini harus beristirahat karena menginjak paku karatan. Hari Minggu juga sudah mulai bersandar di tempat tidur. Semoga lekas sembuh ya mbah, kami semua mendoakan kesembuhan simbah.
Selain pulang ke rumah orang tua di Baran, Sendangagung Minggir Sleman; saya juga menyempatkan diri menjenguk kebun ibu saya di Kepanjen Jl. Godean. Wah tanaman kopi yang ditanam bapak sudah tinggi-tinggi. Di bagian depan ramai sekali, ternyata menjadi rumah makan SS alias Serba Sambal. Jadi inget, ibu Erin paling suka maem di SS waktu itu di Pogung. “Kapan-kapan ya sayang, sambil menjenguk kebun kopi.”
Pulangnya saya ke Jakarta dulu, sekalian menemani Budhe Atun yang sudah satu bulan berada di Yogya. Kami naik kereta Senja Utama Solo berangkat pukul 19.00 tiba di Jatinegara pukul 04.30. Setelah Budhe dijemput Mas Gandi, saya berangkat ke Bandung pukul 05.30 menggunakan kereta Parahyangan. Wuih .. dua hari tiga malam di tiga kota, puegel …
Add comment Desember 11, 2007
Turun Tempat Tidur
Tadi malam ada kejadian yang membuat saya kagum. Erin bisa turun sendiri dari tempat tidur yang ketinggiannya sekitar 60 cm; padahal tinggi Erin mungkin juga baru 60 cm. Ketika mau turun, Erin mendekat ke pinggir kemudian merubah posisi seperti tengkurap. Kemudian kedua kaki diturunkan sambil tangan berpegangan erat pada sprei, ternyata Erin masih harus anjlok sekitar 15 cm. Was was juga, kami harus selalu ektra mengawasi pergerakan Erin.
2 comments Desember 11, 2007
